Jumat, 31 Oktober 2014

Restaurant Concept

Restaurant Concept
Part 2

Haloo... seperti yang sudah saya sampaikan pada tulisan lalu, bahwa untuk menjalankan bisnis yang akan langsung dijalankan sendiri, akan lebih baik jika kita memiliki passion dalam bidang bisnis yang akan dijalankan. Jika anda sudah mengetahui passion dan merasa memiliki passion dibidang makanan, atau resto, langkah berikut yang harus anda ketahui dan jalankan adalah :

  1. Menyiapkan Konsep.
Menyiapkan konsep adalah hal yang sangat penting sebelum memulai bisnis restoran. Tuliskan dengan detail dan teliti konsep restoran yang ingin anda bangun. Boleh saja anda memiliki inspirasi restoran ketika anda sedang jalan-jalan atau makan diluar, atau ketika anda nonton siaran televisi dan melihat sebuah restoran yang menarik lalu anda terinspirasi dan ingin membuka restoran, atau anda membaca kisah sukses pengusaha restoran dan lain sebagainya, yang menjadi sebuah inspirasi buat anda untuk memulai restoran. Namun hal terpenting adalah bahwa anda mampu merencanakan dan membuat konsep retoran yang akan anda jalankan tersebut dengan sangat baik dan mendetail. Tidak ada salahnya anda meniru dan sedikit anda modif, atau bahkan anda tiru plek konsep nya... why not? Namun tentu saja dengan nama berbeda. Tapi akan jauh lebih wise dan elegant jika anda create something different, terlebih akan sangat menarik jika anda melahirkan sebuah konsep yang baru, yang kemudian bisa menjadi trend setter di dunia kuliner.

Konsep restoran dibagi menjadi dua, yang pertama adalah, konsep makanan yang akan dijual. Anda bisa menentukan konsep makanan di restoan anda sesuka anda, yang menurut anda makanan tersebut enak tentu saja dan layak dijual serta bisa menjadi sebuah bisnis yang akan berkembang dan menguntungkan.
Silahkan anda tentukan dan anda bisa memulai dengan menetukan konsep sebagai berikut:
  1. Traditional Food
Atau makanan tradisional, seperti makanan khas Sunda, makanan khas Jawa, makanan khas Manado, atau makanan khas daerah lainya. Bisa juga anda mengambil makanan khas daerah tertentu dengan lebih spesifik dan memilih menu unggulan dari daerah tertentu, misalnya rawon jawa timuran, ayam goreng kalasan, gudeg jogja atau nasi liwet khas solo, atau jenis makanan lain yang akan menggugah selera calon pelanggan restoran anda nantinya.
Hal terpenting dalam menentukan konsep makanan adalah, apakah anda menguasai menu masakan yang akan dijual di restoran anda? Atau anda akan meng-hire chef yang ahli dibidang makanan tertentu? Atau kedua-duanya. Kedua hal ini harus benar benar diperhatikan sebelum anda memulai membuka restoran agar anda benar-benar bisa menciptakan makanan dengan kualitas rasa dan penyajian yang akan membuat tamu kembali dan terus kembali menjadi pelanggan restoran anda.
Setelah memutusakan konsep makanan apa yang akan dijual di restoran anda, langkah berikitnya adalah, anda tentukan,

  1. Service Concept
Konsep pelayanan di restoran merupakan salah satu yang akan menjadi daya tarik tamu-tamu anda, or at least, even its just ordinary service concept, atau hanya konsep biasa saja seperti restoran pada umumnya, tetaplah anda harus menentukan konsep pelayanan seperti apa yang akan anda gunakan untuk melayani tamu-tamu restoran anda. Jangan takut dan ragu untuk menentukan konsep pelayanan. Sekali-kali keluar dari patron asal tetap menjaga kualitas hospitality pattern, why not... asal tetap sopan dan menjaga etika tentu saja.
Secara umum, ada 3 konsep pelayanan di restoran yang sejak dulu telah terlahir. Yang pertama,

·         Fine Dining.
Sebuah konsep pelayanan yang telah terbiasa digunakan di restoran-restoran pada umumnya. Tamu datang, disambut (saat ini berbagai macam sambutan diciptakan) dengan ramah, dipersilahkan duduk, diberi menu, di order pesananya, lalu dihidangkan makanan dan minuman yang dipesan, tamu membayar jika sudah selesai lalu pulang (farewell), dan begitu seterusanya untuk setiap tamu yang datang.
Hanya saja, setiap restoran meskipun memiliki konsep yang sama yaitu fine dining, namun tempat dan harga akan membedakan feel (rasa) dari pelayanannya. Misal, konsep pelayanan restoran dengan harga average 20 ribu tentu akan berbeda dengan restoran yang jika makan tamu harus merogoh dompet diatas 100 ribu. Meskipun hospitality kedua tempat tersebut akan tetap sama.

·         Fast Food
Dari katanya nya saja, konsep restoran yang satu ini tentu artinya adalah makanan cepat. Artinya makanan yang disajikan secara cepat atau Quick Service. Berbeda dengan fine dining, restoran dengan konsep fast food memiliki ciri yang berbeda dengan fine dining. Perbedaan ini juga biasanya terlihat menonjol dari sisi interior dan exterior design-nya.  Di restoran fast food, tamu akan langsung menuju counter untuk memesan makanan, membayar makanan, membawa makanan menuju meja yang bebas dipilih dimana saja, dan jika sudah selesai tinggal pulang. Hal ini membuat tamu bisa lebih cepat mendapat makanan dan menyelesaikan makannya ketimbang dengan fine dining. Ini akan sangat cocok tentu saja bagi pelanggan yang memiliki waktu yang sangat ketat pada saat jam makan. Namun demikian, saat ini tidak sedikit pula orang dengan waktu yang luang tetap menghabisakan waktu makannya di restoran fast food.

·         Buffet – Prasmanan
Prasmanan, konsep restoran yang menyajikan bermacam makanan dan minuman yang diletakan diatas meja ukuran panjang, dengan berbagai jenis pilihan sayuran dan lauk-pauk serta sambal dan berbagai jenis makanan dan minuman lainya.
Ada dua jenis konsep prasmanan yang biasanya digunakan di restoran-restoran saat ini.

Pertama, restoran buffet atau prasmanan yang membiarkan tamu memilih dan mengambil makanan dan minuman sendiri dengan jumlah nasi dan lauk sesuai dengan keinginan dan selera tamu. Kemudian akan membayar sesuai dengan pilihan dan jumlah makanan dan minuman yang diambil.

Kedua, buffet atau prasmanan, namun cara pengambilan makanan dan minuman tetap diambilkan oleh petugas jaga restoran tersebut. Hal ini dilakukkan agar tamu tidak mengambil makan dan minuman dalam jumlah banyak melebihi kapasitas jual, atau restoran tersebut membatasi jumlah makanan yang dijual dan disesuaikan dengan harga untuk menjaga food cost atau biaya makanan. Lebih jauh mengenai food cost akan dibahas pada topik khusus tulisan berikutnya...

Itulah konsep restoran dari sisi makanan dan pelayanan. Sekarang, restoran dengan konsep seperti apa yang akan anda buka?
Silahkan anda pilih konsep restoran yang akan anda buka sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas anda, sesuai dengan lingkungan dimana anda akan membuka restoran anda, sesuai dengan budget investasi anda, dan tentu saja tak kalah penting sesuai dengan minat pasar menurut analisa anda... selamat menentukan konsep restoran.

Pada tulisan berikutnya, saya akan mengulas tentang restaurant design. Ini juga tak kalah pentingnya dengan hal lain yang harus diputuskan sebelum memulai bisnis restoran disesuaikan dengan menu dan konsep pelayanan restoran.
Bagaimana menetukan ruang makan (dining room), lay out dapur, rest room, ruang isitirahat karyawan, parkir, mushalla untuk tamu dan lain sebaigainya...
Sampai ketemu di tulisan berikutnya...

Ahmad,

Restoran Business Coach   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar