Senin, 03 November 2014

How to Cook Your Beef Ribs on the Grill





Grill Beef Ribs - Iga Bakar Sapi

Menu iga bakar mulai populer pada tahun 2007 atau 7 tahun yang silam. Ada restoran atau katakan warung di Jalan Gejayan, Jogjakarta, yang populer, namanya "Iga Bakar Jogja", yang boleh dibilang menjadi trend setter, untuk menu makanan resto yang satu ini, dan yang pertama kali menggunakan nama menu menjadi brand, atau dikenal dengan istilah "direct initial brand".  Dan terbukti sejak saat itu, ketika IBJ - sebutan buat Iga Bakar Jogja- buka, serentak di beberapa tempat banyak yang buka dan mengusung konsep jualan yang sama, bahkan kemudian merambah ke beberapa tempat diluar Jogja berbarengan dengan pembukaan IBJ itu sendiri. 

Nah, tulisan kali ini saya mau share, siapa tahu anda mau mencoba masak sendiri iga bakar sapi. Berikut saya bagikan bagaimana cara menyajikan iga bakar yang super lezat dirumah, atau kalau ternyata hasilnya sangat oke, kenapa tidak mulai sesuatu agar dapat sesuatu sehingga sesuatu banget, hahah...

Iga yang saya gunakan biasanya iga lokal saja, disamping iganya lebih segar, harganya juga lebih murah..hahaha
Tau gak pembaca...tahun 2007 pertama kali saya mulai memasak iga dan menjualnya saat itu, harga iga dengan kualitas daging yang bagus, tebal, dan segar, harganya pada saat itu hanya 17 ribu saja. Sekarang harga nya sudah mencapai hampir 60 ribu per kg, padahal harga penjualan tidak bisa naik sebanding dengan kenaikan harga yang hampir 4 kali lipat...( haha ini hanya sebuah keluhan )
Back to topic...
Ada dua cara memasak iga sapi untuk dijadikan iga bakar. Pertama, iga sapi yang di bakar langsung dari iga sapi mentah,kedua iga sapi yang dimasak terlebih dahulu agar bumbu meresap baru kemudian dibakar.
Yukbisnisrestoran kita bahas satu-satu ya...
Di luar sana, ketika saya di Eropa..cieehh... atau waktu saya di USA... beneran lho ini hehe... Orang sana biasa memasak iga sapi langsung dari mentah, kebanyakan orang disana memiliki alat pembakaran (seperti yang dijual di Ace Hardware itu lhoo...) dan week end mereka biasa kumpu-kumpul keluarga atau dengan teman dan bbq-an, (bakar-bakaran, tapi bukan bakar jenggot, apalagi bakar rumah, hahah) asyik bener...
Tapi untuk proses memasak iga dengan cara ini, lumayan perlu kesabaran, jadi saya tidak recommend untuk melakukan dengan cara ini jika buru-buru atau waktu anda tidak luang karena waktu yang dihabiskan bisa setengah hari...beneran. So kalau mau masak dengan cara seperti ini, kalau mau makan siang bareng keluarga di halaman belakang rumah,
atau pool party etc, ya anda harus memulai ritual ini sejak jam 6 pagi, dan anda akan menikmatinya jam 12 siang kemudian. Nanti akan saya tunjukan video bagaimana carame masaknya.




Saya lebih menyarankan memasak iga sapi lokal dengan cara memasaknya terlebih dahulu, boleh menggunakan panci presto atau panci biasa, bedanya hanya dimasalah waktu, dan sedikit perbedaan rasa, dengan panci biasa, membutuhkan waktu lebih lama tentu saja, tapi bumbu akan benar-benar meresap..
Yukbisnisrestoran kita mulai masak...Langkanya adalah sebagai berikut :
1. Siapakan  3 kg iga sapi yang sudah dipotong-potong -potongan sesuai dengan selera anda- saat membeli di pasar atau toko daging dan panci presto atau panci bukan presto, tergantung anda mau memilih proses yang mana, cepat atau agak lama, bedanya hanya 30 menit saja.- cukup untuk 6-8 orang
2. Siapkan bumbu untuk merebus iga sapi - bumbu rebusan akan dibahas kemudian...
3. Masukan iga sapi yang sudah dibersihkan kedalam rebusan yang sudah diberi bumbu  
4. Tunggu sampai mendidih, kemudian tutup rapat, tunggu selama 1,5 jam jika menggunakan presto atau 2 jam jika  jika menggunakan panci bukan presto (slow cooking)
5. setelah 1,5-2 jam, Iga sapi siap dibakar...
Itu cara yang saya rekomendasikan untuk membuat iga bakar yang lezat dan cepat.
Untuk melihat proses membuat iga bakar sapi dari mentah, silahkan lihat video berikut...



Untuk video memasak iga sapi, lengkap dangan cara menyiapakan dan membuat bumbu rendaman atau bumbu untuk merebus iga sapi dengan cara yang cepat dan tetap lezat akan saya tunjukan kemudian.

Tunggu tulisan saya berikutnya yaa...

Jumat, 31 Oktober 2014

Restaurant Concept

Restaurant Concept
Part 2

Haloo... seperti yang sudah saya sampaikan pada tulisan lalu, bahwa untuk menjalankan bisnis yang akan langsung dijalankan sendiri, akan lebih baik jika kita memiliki passion dalam bidang bisnis yang akan dijalankan. Jika anda sudah mengetahui passion dan merasa memiliki passion dibidang makanan, atau resto, langkah berikut yang harus anda ketahui dan jalankan adalah :

  1. Menyiapkan Konsep.
Menyiapkan konsep adalah hal yang sangat penting sebelum memulai bisnis restoran. Tuliskan dengan detail dan teliti konsep restoran yang ingin anda bangun. Boleh saja anda memiliki inspirasi restoran ketika anda sedang jalan-jalan atau makan diluar, atau ketika anda nonton siaran televisi dan melihat sebuah restoran yang menarik lalu anda terinspirasi dan ingin membuka restoran, atau anda membaca kisah sukses pengusaha restoran dan lain sebagainya, yang menjadi sebuah inspirasi buat anda untuk memulai restoran. Namun hal terpenting adalah bahwa anda mampu merencanakan dan membuat konsep retoran yang akan anda jalankan tersebut dengan sangat baik dan mendetail. Tidak ada salahnya anda meniru dan sedikit anda modif, atau bahkan anda tiru plek konsep nya... why not? Namun tentu saja dengan nama berbeda. Tapi akan jauh lebih wise dan elegant jika anda create something different, terlebih akan sangat menarik jika anda melahirkan sebuah konsep yang baru, yang kemudian bisa menjadi trend setter di dunia kuliner.

Konsep restoran dibagi menjadi dua, yang pertama adalah, konsep makanan yang akan dijual. Anda bisa menentukan konsep makanan di restoan anda sesuka anda, yang menurut anda makanan tersebut enak tentu saja dan layak dijual serta bisa menjadi sebuah bisnis yang akan berkembang dan menguntungkan.
Silahkan anda tentukan dan anda bisa memulai dengan menetukan konsep sebagai berikut:
  1. Traditional Food
Atau makanan tradisional, seperti makanan khas Sunda, makanan khas Jawa, makanan khas Manado, atau makanan khas daerah lainya. Bisa juga anda mengambil makanan khas daerah tertentu dengan lebih spesifik dan memilih menu unggulan dari daerah tertentu, misalnya rawon jawa timuran, ayam goreng kalasan, gudeg jogja atau nasi liwet khas solo, atau jenis makanan lain yang akan menggugah selera calon pelanggan restoran anda nantinya.
Hal terpenting dalam menentukan konsep makanan adalah, apakah anda menguasai menu masakan yang akan dijual di restoran anda? Atau anda akan meng-hire chef yang ahli dibidang makanan tertentu? Atau kedua-duanya. Kedua hal ini harus benar benar diperhatikan sebelum anda memulai membuka restoran agar anda benar-benar bisa menciptakan makanan dengan kualitas rasa dan penyajian yang akan membuat tamu kembali dan terus kembali menjadi pelanggan restoran anda.
Setelah memutusakan konsep makanan apa yang akan dijual di restoran anda, langkah berikitnya adalah, anda tentukan,

  1. Service Concept
Konsep pelayanan di restoran merupakan salah satu yang akan menjadi daya tarik tamu-tamu anda, or at least, even its just ordinary service concept, atau hanya konsep biasa saja seperti restoran pada umumnya, tetaplah anda harus menentukan konsep pelayanan seperti apa yang akan anda gunakan untuk melayani tamu-tamu restoran anda. Jangan takut dan ragu untuk menentukan konsep pelayanan. Sekali-kali keluar dari patron asal tetap menjaga kualitas hospitality pattern, why not... asal tetap sopan dan menjaga etika tentu saja.
Secara umum, ada 3 konsep pelayanan di restoran yang sejak dulu telah terlahir. Yang pertama,

·         Fine Dining.
Sebuah konsep pelayanan yang telah terbiasa digunakan di restoran-restoran pada umumnya. Tamu datang, disambut (saat ini berbagai macam sambutan diciptakan) dengan ramah, dipersilahkan duduk, diberi menu, di order pesananya, lalu dihidangkan makanan dan minuman yang dipesan, tamu membayar jika sudah selesai lalu pulang (farewell), dan begitu seterusanya untuk setiap tamu yang datang.
Hanya saja, setiap restoran meskipun memiliki konsep yang sama yaitu fine dining, namun tempat dan harga akan membedakan feel (rasa) dari pelayanannya. Misal, konsep pelayanan restoran dengan harga average 20 ribu tentu akan berbeda dengan restoran yang jika makan tamu harus merogoh dompet diatas 100 ribu. Meskipun hospitality kedua tempat tersebut akan tetap sama.

·         Fast Food
Dari katanya nya saja, konsep restoran yang satu ini tentu artinya adalah makanan cepat. Artinya makanan yang disajikan secara cepat atau Quick Service. Berbeda dengan fine dining, restoran dengan konsep fast food memiliki ciri yang berbeda dengan fine dining. Perbedaan ini juga biasanya terlihat menonjol dari sisi interior dan exterior design-nya.  Di restoran fast food, tamu akan langsung menuju counter untuk memesan makanan, membayar makanan, membawa makanan menuju meja yang bebas dipilih dimana saja, dan jika sudah selesai tinggal pulang. Hal ini membuat tamu bisa lebih cepat mendapat makanan dan menyelesaikan makannya ketimbang dengan fine dining. Ini akan sangat cocok tentu saja bagi pelanggan yang memiliki waktu yang sangat ketat pada saat jam makan. Namun demikian, saat ini tidak sedikit pula orang dengan waktu yang luang tetap menghabisakan waktu makannya di restoran fast food.

·         Buffet – Prasmanan
Prasmanan, konsep restoran yang menyajikan bermacam makanan dan minuman yang diletakan diatas meja ukuran panjang, dengan berbagai jenis pilihan sayuran dan lauk-pauk serta sambal dan berbagai jenis makanan dan minuman lainya.
Ada dua jenis konsep prasmanan yang biasanya digunakan di restoran-restoran saat ini.

Pertama, restoran buffet atau prasmanan yang membiarkan tamu memilih dan mengambil makanan dan minuman sendiri dengan jumlah nasi dan lauk sesuai dengan keinginan dan selera tamu. Kemudian akan membayar sesuai dengan pilihan dan jumlah makanan dan minuman yang diambil.

Kedua, buffet atau prasmanan, namun cara pengambilan makanan dan minuman tetap diambilkan oleh petugas jaga restoran tersebut. Hal ini dilakukkan agar tamu tidak mengambil makan dan minuman dalam jumlah banyak melebihi kapasitas jual, atau restoran tersebut membatasi jumlah makanan yang dijual dan disesuaikan dengan harga untuk menjaga food cost atau biaya makanan. Lebih jauh mengenai food cost akan dibahas pada topik khusus tulisan berikutnya...

Itulah konsep restoran dari sisi makanan dan pelayanan. Sekarang, restoran dengan konsep seperti apa yang akan anda buka?
Silahkan anda pilih konsep restoran yang akan anda buka sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas anda, sesuai dengan lingkungan dimana anda akan membuka restoran anda, sesuai dengan budget investasi anda, dan tentu saja tak kalah penting sesuai dengan minat pasar menurut analisa anda... selamat menentukan konsep restoran.

Pada tulisan berikutnya, saya akan mengulas tentang restaurant design. Ini juga tak kalah pentingnya dengan hal lain yang harus diputuskan sebelum memulai bisnis restoran disesuaikan dengan menu dan konsep pelayanan restoran.
Bagaimana menetukan ruang makan (dining room), lay out dapur, rest room, ruang isitirahat karyawan, parkir, mushalla untuk tamu dan lain sebaigainya...
Sampai ketemu di tulisan berikutnya...

Ahmad,

Restoran Business Coach   

Jumat, 24 Oktober 2014

Bisnis Restoran atau Cafe?

Anda Sangat Ingin Buka Restoran?
Part 1

Anda ingin berbisnis restoran atau cafe? tapi anda belum tahu bagaimana memulainya? atau anda bingung dari mana memulainya? Kalau dulu anda pernah mendengar ungkapan, kalau mau memulai usaha, mulai saja...nanti juga anda akan belajar sesuatu darinya. Kalau anda "lucky" kalau tidak? Dan percayalah hal itu tidak sepenuhnya benar, apalagi jika bisnis yang akan dijalankan harus mengeluarkan modal cukup banyak, tentu saja resiko yang harus anda pikulpun cukup berat tentu saja. Sudah banyak korban karena modal nekad, bukan bermodalkan skill and knowledge serta great business owner mentality.
Sebelum anda memulai bisnis restoran, saya akan berbagi kepada anda beberapa hal, bagaimana cara memulai bisnis restoran, apa saja hal-hal yang perlu diketahui, hal apa yang harus dihindari atau “do’s and don’t,  personal knowledge atau pun technical support apa saja yang harus menjadi bekal, agar anda memiliki restoran anti bangkrut namun sustainable, bahkan tanpa kehadiran anda. Apa sajakah hal-hal yang perlu anda pelajari dan ketahui:

Salah satunya adalah mengenal diri sendiri, atau apa passion anda sebenarnya.

  1. Kenali Diri Anda - Passion Area
 Ini hal terpenting yang harus anda ketahui. Kenali terlebih dahulu diri anda dengan bertanya kepada diri sendiri : Apakah anda senang dengan bisnis restoran atau makanan? Sejauh mana anda mengetahui bisnis restoran atau cafe?, apakah anda siap menghabiskan waktu lebih banyak di resto anda ketimbang dengan kelaurga anda? (untuk masa awal buka), Apakah anda siap belajar?

Karena bisa jadi anda ingin memulai bisnis restoran hanya karena anda melihat bisnis ini begitu menggeliat, dimana-mana buka restoran atau warung makan dengan berbagai skala, mulai dari kaki lima sampai bermodalkan miliaran. Atau anda memiliki teman yang berbisnis restoran dan nampaknya begitu senang dan berlimpah dalam kehidupannya. Atau anda hanya sekedar ingin mencoba-coba berbisnis? Atau hanya ingin mengisi waktu kosong ?
Hati-hati dengan intension anda, karena ia akan menentukan nasib anda. Jangan salah dengan niat dan motivasi dalam berbisnis atau memulai berbisnis restoran. Anda tidak bisa melihat kesuksesan orang lain dalam berbisnis restoran, lalu anda putuskan dan berfikir untuk memulai bisnis restoran padahal anda belum mengetahui secara mendetail bagaimana memulai bisnis restoran. Anda juga tidak bisa memulai bisnis karena melihat teman suskes berbisnis restoran padahal bagaimana masa lalu mereka membangun dari nol restoran mereka beberapa tahun silam dan kini menuai kesuksesan dalam bisnis restoran.
Pertanyaan lain, seberapa suka anda melihat tayangan di TV - lokal atau kabel - acara kuliner atau masak-memaska? Seberapa sering anda membaca literatur tentang restoran atau masakan, menu makanan dan minuman? Seberapa sering anda mencoba memasak menu makanan yang pernah anda lihat atau makan di restoran?
Pertanyaan-pertanyaan ini sangat penting dan mendasar bagi anda yang ingin memulai berbisnis restoran dan menjalankannya sendiri.
Berbeda jika anda hanya menjadi investor atas restoran yang akan dibuat, anda tidak perlu memiliki knowledge yang sedemikian mendetail, anda hanya perlu mengetahui bisnis makanan secara umum saja.
Namun jika jawaban dari pertanyaan-pertanyaan diatas menunjukan bahwa anda memiliki minat yang tinggi seputar makanan, dan niat yang bulat berbisnis restoran, anda tinggal menentukan beberapa langkah kedepan kemudian untuk membangun bisnis restoran anda.
Apa langkah berikutnya...
Tunggu tulisan saya berikutnya yang akan membahas, “bagaimana menentukan konsep makanan, minuman dan pelayanan restoran anda, agar diminati, tamu datang berulang, dengan pelayanan yang cepat, ramah, dan bisnis selalu menguntungkan....

Sampai ketemu...